Minggu, 17 Agustus 2008

Buletin versi Tribun Kaltim

SAMARINDA- Pecatur junior Balikpapan, Master Nasional (MN) Chelsie Monica Sihite lagi-lagi mencatat prestasi yang menggembirakan. Ya, pecatur kelas I SMPN II Balikpapan ini kembali meraih emas di kelompok umur (KU-14 tahun) pada Kejurnas Catur Junior yang digelar di Balarea Convention Centre Bandung, 10-15 Agustus.

Selain Monica, emas Kaltim lainnya diraih Dewi Citra (KU-16) asal Tarakan. Sementara itu, pecatur cilik Balikpapan berusia 8 tahun, Eldora, meraih perunggu. Hari ini, Sabtu (16/8), 57 pecatur dan offisial Kaltim dijadwalkan tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan.
Selanjutnya bisa dibaca di http://www.tribunkaltim.com/read/artikel/3610

Buletin versi Radar Tarakan

Buletin versi Radar Tarakan dapat diakses melaluii http://www.radartarakan.com/berita/index.asp?Berita=OLAHRAGA&id=136816
Jika ingin lebih banyak melihat dokumen tentang Kejurnas Catur, dapat menggunakan search engine Google.

Buletin versi Galamedia

Untuk melihat Buletin Kejurnas Catur versi Galamedia, silakan kunjungi www.klik-galamedia.com , lalu ketik catur dalam jandela cari berita, lalu klik cari, dan akan terbuka seluruh kegiatan Kejurnas Catur yang disiarkan harian Galamedia Bandung.

Sabtu, 16 Agustus 2008

Jawaban dari Teman-teman Pengprov

Sulawesi Tenggara: MERDEKA atlit sdh tiba tks.
Banten: MERDEKA! Alhamdulillah seluruh atlet junior Banten telah tiba di rumah masing2 dg selamat. Trmksh atas perhatian panitia.
Jambi: Trim pak rid, smua tlh spi.
Sulawesi Utara: Terima kasih Pak Ridlo. Selamat HUT Kemerdekaan juga. Dan juga Selamat atas Sukses Penyelenggaraan Kejuranas. Tim catur Sulawesi Utara masih dalam perjalanan pulang. Saat ini masih di Jkt, pkl 16.00 akan menuju Bandara Sukarno Hatta, diperkirakan pkl 24.00 tiba di Manado. Sampai ketemu di lain peristiwa. (Nico Wenas, Sekum Percasi Sulut)
Jawa Tengah: Alhamdulillah sdh sampe. Trm ksh atas perhatian bpk.
Sulawesi Selatan: MERDEKA ... Alhamdulillah selamat semuanya pa Ridlo
Nangroe Aceh Darussalam: Merdeka atlit catur Aceh sudah sampai di tempat terima kasih.
Sumatera Utara: Alhamdulillah, dgn selamat dan sehat wal atiat, kami telah sampai ke rumah masing2. Terima kasih atas sambutan, pelayanan serta perhatian yg diberikan selama Kejurnas. Ma'af jika ada kekhilafan kami. Sampai ketemu pada kesempatan lain. Wassalam.
Sumatera Barat: Merdeka!!! Alhamdulillah kondisi semua sehat2 berkat doa kita bersama, sekarang dalam perjalanan menuju pulang.
Kaltim: Sdh dan thanks.
Tarakan: Terima kasih atas perhatiannya, syukur Alhamdulillah semuanya sudah sampai di rumah masing2.
Yogyakarta: Sdh pak .. kemarin shubuh..terima kasih atas perhatiannya.
Kaltim: Sudah pak, terimakasih atas segalanya (Riza Siregar)
Jawa Timur: MERDEKA !!! Dah nyampek Sby pak dg slamat. Trim perhatiannya.

SMS kepada Seluruh Pengprov

MERDEKA!!! Selamat HUT Kemerdekaan RI. Apakah rombongan atlet catur telah sampai dengan selamat di rumah masing-masing?
SMS ini saya kirim pada pukul 08.40, di Hari Kemerdekaan RI

Buletin Kejurnas Catur 2008

Ketua Dewan Hakim Kejurnas Catur 2008, Drs. Herman Kurniadi, menyatakan salah satu kekurangan dalam pelaksanaan Kejurnas Catur di Bandung adalah tidak adanya Buletin Catur.
Memang, buletin itu tidak ada, tetapi sebagai gantinya adalah pemberitaan catur di Harian Pikiran Rakyat, Galamedia dan Radar Tarakan. Porsi pemberitaan Kejurnas Catur dalam Pikiran Rakyat sangat besar dan disiarkan tiap hari, baik dalam bentuk cetak maupun online, karena Ketua Umum Pengprov Perjasi Jabar adalah Direktur Utama Pikiran Rakyat. Demikian juga di Galamedia, karena Ketua Pelaksana Kejurnas adalah Direktur Galamedia. Sedangkan Radar Tarakan mengirim wartawannya ke Bandung untuk meliput Kejurnas Catur di Bandung.
Sebentar lagi, publikasi Kejurnas Catur di ketiga media tersebut akan didokumentasikan di http://kejurnascatur.blogspot.com

Rabu, 06 Agustus 2008

Aturan Baru WO

Begitu Inspektur Pertandingan Kejurnas Catur 2008 menyatakan pertandingan dimulai, peserta langsung memperoleh kemenangan WO apabila lawannya belum duduk di tempatnya. Tanpa menunggu semenit pun.
Hal tersebut diungkapkan tokoh-tokoh PB Percasi, Drs. Utut Adianto, Sebastian Simanjuntak, dan GM Eddie Handoko, dalam pertemuan dengan Panpel Kejurnas Catur ke 40 tahun 2008, di kantor PB Percasi di Senayan, Jakarta, Senin, 4 Agustus 2008.
Ini adalah topik menarik untuk dibahas dalam technical meeting.